Sabtu, 01 Desember 2012

BONEKA YANG MALANG

Semua ini ku lakukan demi pacar ku yang teramat ku sayangiii,,,,,,,
Aku mencintainya, sama seperti aku mencintai diriku sendiri , 1 Bulan lagi dia berulang tahun. Aku tersadar jika aku tak memiliki banyak uang untuk kado yang mahal atau bagus, aku janji pada diriku sendiri, aku harus menabung agar saat hari ulang tahun pacar ku aku memiliki uang yang cukup untuk membelikan kado yang ia suka,,,,,,,,
Aku berpikir hingga berhari-hari dan menanyakan pada kakak ku, kado apa yang cocok ku hadiah buat kekasih tercintaku,,,,,,,,
BONEKA
Ya Boneka , kurasa itu cocok buat dia, sekitar beberapa bulan yang lalu aku memberikan boneka padanya, tidak terlalu mahal dan ku rasa tidak bagus pula,,,,,,
Aku ingin mengantikan boneka YUMA, dengan yang baruuu,,,,,,,,
Ku rasa uang ku sudah cukup untuk membelikan boneka yang aku inginkan, besar, berwarna coklat, mataku tertuju pada boneka yang tepat di sudut lemari yang di pajangkan di toko itu, tanpa pikir panjang aku mengambilnya dan aku rasa ini cocok buat kekasih ku,,,,,
Dengan susah payah aku dan kakak ku menbungkus boneka itu, aku berharap ia suka dengan hadiah yang kuberikan padanya,,,,,,
Hari ini tiba saatnya aku memberikan Boneka itu padanya, aku pun menjemput dia di sekolahnya yang tak jauh dari rumah kuuu,,,,
Aku berharap ia suka pad hadiah yang kuberikan,
‘’ sayang, selamat ulang tahun yaa, semoga panjang umur, dan dimurahkan rezekinya dan yang paling penting mangkin sayang pasaku’’
Pacarku pun menjawab
‘’iya, sayang’’
Ia tersipu malu
Aku mengantarkan dia ke tempat penungguan Bus, ketika itu ia malu membawa boneka itu, mungkin karna terlalu besar,,,,,,
Aku pun kecewa padanya, yang tak mau menbawa hadiah dari ku,,,,,
Aku tersadar sejenak, aku lupa kalau kakak ku menunggu aku di rumah, karna dia mau berangkat kuliah, dengan cepat aku mengambil boneka itu dari tangan kekasih ku,,,,
‘’yankk,,,,,,’’’
Aku tak menghiraukan panggilan dan jeritan suaranya,,,
Dengan cepat aku mengendarai sepeda motor ku, karna aku yakin kakak ku pasti menunggu dan marah pada ku,,,,,
Ketika sampai rumah, aku menceritakan kejadian ini pada kakak ku,,,,,,,
‘’udah lha kalo dia gak mau bonekanya, untuk kakak ajah’’
Pinta kakak ku padaku
‘’terserah mu’’
Itu jawaban dari ku, yang kecewa pada kekasih ku

Inspirasi : agung dan isma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar